Hasil Liverpool vs Brentford 1-1: Momen Emosional Perpisahan Mo Salah dan Robertson di Laga Terakhir Musim 2025-2026
Liverpool menutup gelaran Liga Inggris musim 2025-2026 dengan sebuah laga sarat emosi di Stadion Anfield, Minggu (24/5/2026) malam WIB. Menghadapi Brentford dalam partai pekan ke-38, The Reds harus puas dengan hasil imbang 1-1. Namun, angka di papan skor terasa sedikit memudar dibandingkan dengan kisah yang tersaji di lapangan. Laga ini bukan sekadar penutup musim, melainkan panggung perpisahan yang mengharukan bagi dua ikon klub, Mohamed Salah dan Andy Robertson, yang dipastikan akan meninggalkan Anfield di bursa transfer musim panas mendatang. Keputusan ini menandai akhir dari era gemilang bagi keduanya, meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam sejarah Liverpool.
Sejak awal pertandingan, atmosfer di Anfield terasa berbeda. Ada gairah persaingan yang khas laga terakhir, namun di balik itu terselip rasa haru dan apresiasi bagi para pemain yang akan hengkang. Liverpool, dengan tekad untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions, tampil menekan sejak menit awal. Skuad asuhan Arne Slot ini jelas mengincar kemenangan demi mengakhiri musim dengan manis, terlebih di hadapan publik sendiri. Serangan-serangan The Reds kerap dibangun melalui kecepatan kilat Mohamed Salah di sektor sayap kanan, menciptakan ancaman konstan bagi pertahanan Brentford.
Peluang pertama bagi Liverpool datang pada menit keempat. Sebuah skema bola mati dieksekusi dengan baik, dan Ibrahima Konate berhasil menyundul bola dengan keras ke arah gawang. Namun, kiper Brentford, Caoimhin Kelleher, menunjukkan refleks yang luar biasa untuk menepis bola, menggagalkan gol pembuka bagi tuan rumah. The Reds tidak tinggal diam dan terus menggempur pertahanan tim tamu. Pada menit ke-22, giliran Dominik Szoboszlai yang beraksi. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tendangan melengkung yang terukur, namun bola hanya melebar tipis di samping tiang gawang. Tekanan Liverpool semakin intens menjelang akhir babak pertama. Rio Ngumoha, salah satu bintang muda yang mulai bersinar, juga mendapatkan kesempatan untuk mencatatkan namanya di papan skor, namun usahanya belum membuahkan hasil.
Meskipun lebih banyak tertekan, Brentford bukanlah tim yang mudah ditaklukkan. Mereka memiliki momen berbahaya, terutama melalui serangan balik cepat. Pada menit ke-43, sebuah transisi serangan yang apik dari lini tengah berhasil menciptakan peluang bagi tim tamu. Namun, penjaga gawang utama Liverpool, Alisson Becker, tampil sigap dan berhasil mematahkan ancaman tersebut. Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor imbang tanpa gol 0-0 bertahan, meninggalkan ketegangan yang semakin memuncak untuk paruh kedua.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Brentford, yang tampaknya telah menyesuaikan strategi, mencoba mengambil inisiatif serangan lebih awal. Mereka berusaha menekan lini pertahanan Liverpool yang dikomandoi oleh Virgil van Dijk. Namun, pertahanan The Reds masih kokoh dan mampu meredam gelombang serangan tim tamu. Liverpool membalas dengan pergerakan dinamis dari Rio Ngumoha yang terus merepotkan barisan pertahanan Brentford. Mohamed Salah, di sisi lain, juga kembali menunjukkan kualitasnya dengan upaya-upaya individu yang membahayakan, namun kali ini Caoimhin Kelleher kembali tampil sebagai tembok kokoh di bawah mistar gawang.
Kebuntuan di Anfield akhirnya terpecah pada menit ke-58. Momen yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar Liverpool tiba. Dari sisi kiri pertahanan Brentford, Mohamed Salah melepaskan umpan silang yang matang dan terukur. Bola meluncur deras ke arah kotak penalti, dan di sana, Curtis Jones dengan sigap menyontek bola tersebut ke dalam gawang lawan. Gol tersebut disambut sorak sorai membahana dari tribun penonton. Namun, kebahagiaan tuan rumah tidak berlangsung lama.
Hanya berselang enam menit, tepatnya pada menit ke-64, Brentford berhasil menyamakan kedudukan. Gol tersebut tercipta melalui aksi individu Kevin Schade yang menunjukkan ketenangan di depan gawang. Ia berhasil memanfaatkan celah di pertahanan Liverpool dan melepaskan tendangan yang tidak mampu dihalau oleh Alisson Becker. Skor kembali imbang, membuat pertandingan semakin menegangkan.
Tertinggal satu gol lagi, Liverpool berusaha untuk kembali mendominasi jalannya pertandingan. Manajer Arne Slot melakukan beberapa perubahan strategis untuk menambah daya gedor timnya. Pada menit ke-73, momen yang paling ditunggu sekaligus paling emosional tiba. Mohamed Salah ditarik keluar lapangan, digantikan oleh Jeremie Frimpong. Pergantian ini menandai penampilan terakhir Salah bersama seragam The Reds di Anfield. Para penonton memberikan tepuk tangan meriah sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi luar biasa yang telah diberikan Salah selama bertahun-tahun. Tidak lama berselang, Rio Ngumoha juga digantikan oleh Florian Wirtz, menandakan adanya regenerasi dalam skuat Liverpool.
Di masa tambahan waktu, Liverpool nyaris saja mencetak gol kemenangan. Florian Wirtz, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, menunjukkan potensi besarnya dengan melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti. Bola meluncur deras ke arah gawang, namun sekali lagi, Caoimhin Kelleher menunjukkan performa gemilang. Ia berhasil melakukan penyelamatan krusial, menggagalkan peluang kemenangan Liverpool dan memastikan timnya pulang dengan satu poin.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 menjadi hasil akhir pertandingan antara Liverpool dan Brentford. Hasil ini memang tidak ideal bagi Liverpool yang mengincar kemenangan, namun jauh lebih penting adalah momen perpisahan yang emosional bagi Mohamed Salah dan Andy Robertson. Keduanya telah memberikan segalanya untuk klub, dan malam itu, Anfield memberikan penghormatan yang layak mereka terima.
Susunan Pemain:
Liverpool (4-2-3-1): Alisson Becker; Curtis Jones, Virgil van Dijk, Ibrahima Konate (Joe Gomez 89’), Andy Robertson (Milos Kerkez 83’); Alexis Mac Allister, Ryan Gravenberch (Trey Nyoni 82’); Mohamed Salah (Jeremie Frimpong 74’), Dominik Szoboszlai, Rio Ngumoha (Florian Wirtz 73’); Cody Gakpo.
Pelatih: Arne Slot.
Brentford (4-2-3-1): Caoimhin Kelleher; Michael Kayode, Nathan Collins, Sepp van den Berg, Keane Lewis-Potter (Reiss Nelson 89’); Vitaly Janelt, Jordan Henderson (Aaron Hickey 60’); Kevin Schade, Mathias Jensen (Mikkel Damsgaard 83’), Dango Ouattara; Igor Thiago.
Pelatih: Keith Andrews.
Dengan hasil imbang ini, Liverpool mengakhiri musim 2025-2026 di posisi kelima klasemen akhir Liga Inggris, yang berarti mereka akan berkompetisi di Liga Europa musim depan. Sementara itu, Brentford harus puas menempati peringkat kesembilan dan gagal mengamankan tiket ke kompetisi Eropa. Namun, yang terpenting bagi para penggemar Liverpool adalah bagaimana klub akan bertransformasi tanpa kehadiran dua pemain kunci tersebut, dan bagaimana era baru akan dimulai setelah kepergian legenda mereka. Kepergian Salah dan Robertson menandai akhir dari sebuah babak, namun juga membuka lembaran baru bagi ambisi The Reds di masa depan.




